Tampilkan postingan dengan label Darah Tinggi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Darah Tinggi. Tampilkan semua postingan

Awas, Korban Bencana Rentan Mengidap Hipertensi

Pantangan Makanan - Akhir-akhir ini beberapa wilayah di Indonesia mengalami berbagai musibah bencana alam seperti gunung berapi, gempa, longsor, banjir, dan krisis air bersih akibat kemarau panjang. Contohnya masyarakat di Kelurahan Bukit Duri yang mengalami musibah banjir, masyarakat disana mulai mengalami gangguan kesehatan mulai dari penyakit kulit sampai ada yang mengeluh tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Awas, Korban Bencana Rentan Mengidap Hipertensi
"Saya tensi darahnya selalu tinggi. Tidak cuma saya, masyarakat yang lain juga begitu. Karena kami stres, terlalu lelah membersihkan semuanya paska banjir ini," ungkap salah seorang warga Bukit Duri bernama Eka.

Menurut dr. Shanaz salah seorang dokter umum di posko pengobatan geratis dari Wipol mengatakan hal itu bisa saja terjadi disebabkan pikiran dan daya tahan tubuh masyarakat yang mulai menurun akibat bencana tersebut.

"Walaupun mereka di pengungsian yang makanan dan minuman disediakan, tetap saja pikiran mereka masih terganggu. Mereka stres dan akhirnya berpengaruh ke kesehatan, darah tinggi mereka naik," kata dr. Shanaz.

Dr. Shanaz menyarankan agar masyarakat yang ada dipengungsian sebaiknya mulai menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Shanaz mengatakan "Sebelum dan sesudah musibah perilaku hidup bersih itu harus selalu diterapkan. Walaupun dipengungsian jangan sampai lupa akan kesehatanm, banyak komunitas yang menghibur agar masyarakat tidak stres. Ini membantu tetapi sekali lagi tetap diri sendiri harus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh dan pikiran."

Yoghurt Minuman Yang Baik Untuk Atasi Hipertensi

Pantangan Makanan - Buat Anda yang menderita tekanan darah tinggi dan ingin mengatasinya dengan konsumsi beberapa makanan berkhasiat untuk turunkan hipetensi, tidak ada salahnya memasukan yoghurt dalam menu makanan harian Anda. Kandungan prebiotik dalam yoghurt ternyata dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Yoghurt Minuman Yang Baik Untuk Atasi Hipertensi
Sebuah analisis dari sembilan penelitian yang dimuat dalam jurnal Hypertension menemukan bahwa orang yang sering konsumsi prebiotik cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah daripada mereka yang tidak konsumsi. Hasil penelitian lebih mencolok terlihat pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi kemudian mengkonsumsi prebiotik dalam dosis tinggi.

Dikutip dari Time, peneliti mengungkapkan bahwa prebiotik bisa membantu hipertensi dengan bebagai cara. Prebiotik dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi yang berdampak pada berkurangnya penumpukan lemak jahat di pembuluh darah. Prebiotik juga bisa mengontrol gula darah serta menjaga enzim dan protein di dalam aliran darah.

Jika Anda tidak suka mengkonsumsi yoghurt, bisa diakali dengan memasukkan ke dalam racikan smoothie agar Anda tetap mendapatkan manfaat dari yoghurt ini. Jadi mulai sekarang sering-sering konsumsi yoghurt terutama buat Anda yang menderita hipertensi. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi inspirasi Anda untuk hidup lebih sehat, salam sehat!.

Ternyata Bukan Garam Penyebab Hipertensi Tapi Gula

Pantangan Makanan - Selama bertahun-tahun para ahli kesehatan menyarankan masyarakat agar memangkas jumlah asupan garam dengan konsumsi tidak lebih dari satu sendok teh sehari. Namun, belum lama ini semua ahli dalam bidang medis dari New York dan Kansas sedang menyoroti hasil penelitian terbaru yang menemukan bahwa garam tidak ada hubungannya dengan hipertensi, tetapi Gula yang meningkatkan resiko tekanan darah tinggi.

Ternyata Bukan Garam Penyebab Hipertensi Tapi Gula
Kadar gula yang cukup tinggi bisa mempengaruhi area otak, hipotalamus dan menyebabkan denyut jantung lebih cepat serta tekanan darah meningkat.

Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh American Journal of Cardiology yang dipimpin oleh Dr. James DiNicolantonio pernah mengungkapan kecurigaannya bahwa gula merupakan penyebab tekanan darah tinggi.

"Mengurangi asupan garam dapat meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskuler. Karena garam berhubungan dengan peningkatan jumlah lemak tertentu dalam darah. Tapi kelebihan gula anehnya berisiko sebabkan hipetensi," Kata James.

Sedangkan disisi yang lain, ahli jantung Dr. Aseem Malhotra menjelaskan, risiko gangguan kesehatan yang ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebih jangan dianggap remeh. Gula tidak memiliki nutrisi dan menjadi faktor risiko munculnya berbagai penyakit.

Tapi seorang ahli dalam dunia kedokteran kardiovaskular di Gueen Mary, University of London, Prof. Graham McGregor mengatakan bahwa bukti gula lebih berisiko timbulkan penyakit dibanding garam dalam hal sebabkan hipetensi masih belum cukup kuat. Prof. Graham menilai dan berharap akan ada penelitian lebih lanjut terkait dengan hal ini.

Ternyata Garam Bukan Penyebab Hipertensi?

Pantangan Makanan - Dalam sebuah penelitian terbaru yang melibatkan 8.670 orang warga Perancis ditemukan bahwa konsumsi garam dan tekanan darah tinggi atau hipertensi ternyata tidak ada kaitannya.
Ternyata Garam Bukan Penyebab Hipertensi?

Hasil penelitian ini tentu saja mengejutkan para ahli penyakit yang saat ini sedang menggalakan kampanye peringatan bahaya garam bagi peningkatan resiko hipetensi. Penelitian di perancis justru menilai Indeks Massa Tubuh (BMI) menjadi penyebab tekanan darah tinggi.

"Asumsi bahwa garam menyebabkan tekanan darah tinggi itu terlalu berlebihan. Pasien yang hipetensi (memiliki tekanan darah tinggi) justru cenderung dipengaruhi gaya hidup konsumsi alkohol, usia, dan yang paling penting indeks massa tubuh (BMI)," Ungkap peneliti.

Sedangkan berbanding terbalik dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat yang mengeluarkan peringatan bahwa sembilan dari 10 anak sekolah di AS mengkonsumsi garam secara belebih.

"Hampir semua anak senang mengkonsumsi makanan olahan seperti pizza, roti, makanan ringan, sandwich, keju, daging olahan, daging ayam olahan, pasta, sup dan hidangan meksiko. Laporan ini mengindikasikan satu dari enam anak beresiko mengalami hipertensi," kata peneliti di AS.

Dengan adanya hasil penelitian yang mengejutkan dilakukan oleh peneliti perancis tersebut, juru bicara CDC Janelle Gunn mengungkapkan akan mempertimbangkan bukti penelitian sebab sejauh ini penelitian ilmiah kebanyakan cenderung lebih menitikberatkan garam yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Apa Hubungan Antara Olahraga Dan Penyakit Darah Tinggi?

Pantangan Makanan - Dalam Journal of American Heart Association diterbitkan sebuah penelitian yang melakukan pengkajian hubungan antara kebugaran seseorang dengan hipertensi atau darah tinggi. Para peserta harus menjalani beberapa pemeriksaan terhadap pekerjaan yang membosankan untuk menghilangkan iskemik yang kerap dijadikan kambing hitam atas munculnya nyeri pada dada.

Apa Hubungan Antara Olahraga Dan Penyakit Darah Tinggi?
Tingkat kebugaran yang baik telah dikaitkan dengan kondisi kesehatan tertentu. Selain bermanfaat bagi diri sendiri, memiliki tubuh yang bugar juga sangat cocok dilakukan untuk individu yang beresiko mengembangkan tekanan darah tinggi, yang mana hal ini merupakan salah satu faktor resiko terjadinya serangan jantung.

Ahli jantung dari Henry Ford Heart and Vascular Institute di Detroit, Mouaz Al-Mallah mengatakan dalam laman Health Me Up. "Jika Anda berolahraga dan cocok, kemungkinan akan terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi jauh lebih rendah daripada orang yang memiliki karekteristik sama, namun tidak cocok."

Kemudian Mouaz menjelaskan bahwa tekanan darah yang normal bagi manusia adalah di bawah 120/80 mmHg. Sedangkan seseorang yang menderita tekanan darah tinggi lebih besar dari 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi banyak dikaitkan dengan berbagai jenis penyakit seperti penyakit kardiovaskular dan stroke.

Tekanan darah tinggi atau Hipertensi ternyata terbagi dua, primer dan sekunder. Hipertensi primer tidak memiliki penyebab jelas yang dapat mengidentifikasi seseorang menderita Hipertensi, tapi penyakit tersebut terus berkembang secara perlahan selama jangka waktu bertahun-tahun. Sedangkan yang dimaksud Hipertensi sekunder yaitu muncul karena sebab adanya masalah tiroid dan ginjal.

Jadi jika anda gemar berolahraga dan memiliki tingkat kebugaran yang tinggi, maka lebih kecil kemungkinan untuk terkena darah tinggi atau hipertensi. Semoga artikel ini bermanfaat, dan salam sehat!.

Alasan Banyak Anak Muda Italia Menderita Hipertensi

Pantangan Makanan - Italia terkenal akan makanannya yang mendunia. Seperti keripik kentang, burger, Pizza dan aneka olahan lain yang tinggi garam, ternyata makanan-makanan tersebut menjadi penyebab banyak anak muda italia mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Alasan Banyak Anak Muda Italia Menderita Hipertensi

Simona Bo, peneliti senior di Universitas Torino, Italia mengatakan "Dalam penelitian kami, asupan garam dari makanan ringan mewakili hampir setengah dari konsumsi harian rata-rata garam."

Masih menurut Simona, salah satu sumber paling utama garam yang dikonsumsi anak-anak berasal dari pizza, keripik, sandwich, juga makanan berasa asin lain yang sering dimakan sebagai kudapan. Hal ini menyebabkan asupan garam dalam tubuh diperkirakan lebih tinggi 3,1 gram perhari dari batas asupan garam yang direkomendasikan kedalam tubuh.

"Mengemil itu tidak bahaya, asalkan buah dan sayur segar yang dijadikan kudapan bukan makanan ringan asin. Hal ini malah baik untuk meningkatkan asupan serat dan mengurangi lemak," kata Simona Bo.

Makan makanan ringan asin antara 1 sampai 2 per hari berkaitan erat dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dibandingkan yang tidak konsumsi makanan kudapan tersebut.

Jadi menjaga pola makan sehat dan tidak berlebihan menjadi kunci agar kita tetap sehat, terutama supaya tidak mengidap tekanan darah tinggi. Buat Anda yang masih muda mulailah jalani pola hidup sehat agar tidak menyesal dikemudian hari, dan bagi Anda yang sudah lansia tidak ada kata terlambat untuk memulai pola hidup sehat.

Doyang Makan Di Luar Meningkatkan Resiko Hipertensi

Pantangan Makanan - Ada cara mudah untuk menghindari resiko terkena darah tinggi. Anda dapat mencegah dengan cara jangan terlalu sering makan di luar rumah. Apa hubungannya makan di luar dengan darah tinggi? Hasil sebuah penelitian terbaru menyebutkan, mereka yang doyan makan hidangan di restoran sangat identik dengan tinggi kalori, lemak jenuh, dan asupan garam tinggi, sangat beresiko tinggi menderita darah tinggi.
Doyang Makan Di Luar Meningkatkan Resiko Hipertensi

Peneliti mengamati 501 mahasiswa di Singapura usia antara 18 sampai 40 tahun sebagai subjek penelitiannya dengan menggunakan analisis statistik. Para ilmuwan kemudian memeriksa tekanan darah, indeks massa tubuh (BMI), dan gaya hidup. Hasilnya peneliti menemukan 27,4 persen menderita pra-hipertensi, 38 persennya dari mereka gemar makan di luar rumah sebanyak 12 kali dalam seminggu.

Prof. Tazeen Jafar, seorang peneliti dari Duke-NUS Graduate Medical School Singapure mengatakan, dalam penelitian ini menunjukan individu yang rentan mengalami darah tinggi cenderung makan lebih banyak di luar rumah ketimbang meracik sendiri makanan yang akan di konsumsi. Selain itu kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan merokok juga membuat indek masa tubuh (BMI) cukup tinggi.

Prof. Tazeen juga mengungkapkan penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana risiko darah tinggi bagi Penduduk di negara-negara kawasan Asia Tenggara, yang pola hidup kesehariannya hampir sama dengan masyarakat Amerika.

"Penelitian yang kami lakukan menyoroti bagaimana faktor gaya hidup berkaitan erat dengan darah tinggi, yang berlaku untuk individu dewasa muda secara global, terutama keturunan dewasa," kata Jafar.

3 Olahraga yang Aman Untuk Si Darah Tinggi

Pantangan Makanan - Rajin olahraga memang bagus untuk kesehatan. Tapi, hal itu tidak berlaku pada semua orang terutama untuk yang memiliki riwayat penyakit tertentu misalnya seperti darah tinggi atau Hipertensi.
3 Olahraga yang Aman Untuk Si Darah Tinggi

Penderita hipertensi sangat tidak disarankan untuk melakukan olahraga angkat beban. Olah raga yang bagus bagi penderita darah tinggi yaitu yang bisa meningkatkan degup jantung, sehingga aliran darah di pembuluh darah jantung akan berjalan semakin normal dan lancar.

Ada tiga jenis olahraga yang bagus dilakukan penderita darah tinggi yaitu bersepeda, jogging, dan renang. Seperti yang diungkapkan oleh Siska Suridanda Danny Kardiolog dari Pusat Jantung Nasional dalam sebuah acara di Hotel Le Meridien. "Olahraga terbaik bagi mereka yang sifatnya aerobik karena dapat meningkatkan degup jantung. Tiga olahraga yang disarankan adalah jogging, bersepeda dan renang."

Disarankan waktu yang paling optimal untuk berolahraga itu selama 30 menit perhari, lalu bisa ditingkatkan lagi secara bertahap hingga akhirnya menjadi 45 menit setiap kali sesi olahraga. Hal ini bertujuan agar tubuh bugar dan sehat.

Dokter siska menambahkan dalam acara yang digagas oleh OMRON Healthcare ini. "Pada awal latihan lakukan empat kali seminggu, nanti kemudian secara bertahap lakukan hingga tujuh kali seminggu itu lebih baik" Ungkapnya.

Jadi buat Anda penderita hipertensi pilih olahraga yang disarankan diatas agar penyakit jantung Anda tidak bertambah buruk. Semoga informasi ini bermanfaat, dan salam sehat!.